Pasar Oligopoli : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Pengertian
Pasar Oligopoli adalah keadaan pasar dengan suatu komoditas yang hanya dikuasai oleh beberapa perusahaan. Persaingan antar perusahaan sangat ketat dan strategi pemasarannya dilandasi oleh daya cipta.
Produk rokok |
Ciri-ciri Pasar Oligopoli
- Terdiri dari Dua Perusahaan atau Lebih
- Produk yang Diperjualbelikan Biasanya Bersifat Homogen
- Harga antar Produk hampir sama
- Membutuhkan Strategi Pemasaran yang Matang
- Suatu Aturan dari Sebuah Perusahaan atau Produsen dapat memengaruhi Produsen
- Produsen Baru Akan Kesulitan Masuk ke Pasar
Jenis-Jenis Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli dapat dibedakan berdasarkan keragaman produk di dalam pasar menjadi oligopoli murni (produk homogen) dan oligopoli diferensiasi (produk diferensiasi)
1. Pasar Oligopoli Murni
Pasar oligopoli murni adalah pasar yang hanya menjual satu barang saja. Meskipun hanya satu barang saja, tetapi varian dari barangnya cukup banyak. sementara itu, harga dari barang satu dengan barang lainnya hampir sama. Pada pasar oligopoli jenis ini, hampir setiap kebijakannya dipengaruhi oleh produsen utama. Itulah mengapa pasar oligopoli jenis ini dinamakan pasar oligopoli murni.
2. Pasar Oligopoli Terdiferensiasi
Pasar oligopoli terdiferensiasi adalah pasar yang hanya menjual satu jenis saja. Namun, harga pada satu jenis barang itu tidak sama dengan harga produsen atau perusahaan lainnya. Sederhanya harga dari satu produsen dengan produsen lainnya akan mengalami diferensiasi. Apabila hal ini terjadi, maka pasar oligopoli semakin menjadi tidak sehat, karena konsumen lebih menyukai harga yang relatif murah, tetapi barang cukup berkualitas.
Showroom |
Contoh Oligopoli
Di bawah ini beberapa contoh produk oligopoli.
- Rokok
- Jasa Penerbangan
- Jual Beli Motor
- Semen
- Handphone
- Operator Telekomunikasi
- Mie Instan
Dampak adanya Pasar Oligopoli
Adanya Praktik kartel
Pasar oligopoli merupakan jenis pasar yang di dalamnya perusahaan tidak melakukan persaingan usaha secara langsung. Perusahaan di dalam pasar oligopoli hanya ada sedikit sehingga kerja sama dapat dilakukan secara lebih mudah. Perusahaan yang ada dapat bekerja sama dalam menentukan harga produk dan jumlah produksi.
Praktik kartel dapat terjadi ketika seluruh perusahaan sepakat untuk mengurangi jumlah produksi sehingga harga produk meningkat. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh jumlah permintaan yang tetap dan tidak sebanding dengan jumlah produk yang dapat dijual. Kerja sama yang membentuk kartel terjadi pada kerja sama sebanding di masing-masing perusahaan.
Dalam hal ini, semua perusahaan menetapkan kebijakan yang sama sehingga harga produk meningkat dengan pesat secara tiba-tiba. Pada praktik nyatanya, kartel jarang terjadi karena perusahaan masing-masing lebih mengutamakan perolehan laba secara mandiri.
Posting Komentar untuk "Pasar Oligopoli : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya"